bawang merah multi manfaat

Bawang Merah, Penawar Alternatif Berbagai Penyakit

Taukah Anda bahwa bawang merah (Bashal: Arab) mengandung khasiat mengobati beragam jebis penyakit? Khasiat pengobatan dengan bawang merah ini bahkan telah diketahui dan dipraktekkan sejak zaman Firaun dan Yunani kuno. Tumbuhan ini termasuk dalam jenis lilian dan merupakan tumbuhan bermusim yang ditanam sekali dalam setahun.
Menurut Ismail Abdul Muthalib al-Khatib, dalam buku Bawang Merah dalam Perobatan Islam, bawang merah mengandung kalsium, fosfur, zat besi, karbohidrat, vitamin A dan vitamin C, zat untuk melancarkan buang air kecil dan buang air besar, zat yang sesuai untuk perut dan menguatkan anggota badan, antibiotik yang lebih kuat dibanding penasilin dan aeromosin, asid karbid, bahan menguatkan tenaga seks dan bahan jalokatein yang membatasi kadar gula dalam darah serta mengimbangkan insun.
Bagi orang yang pencernaannya sedang terganggu, baiknya ia merebus bawang merah dengan kulit-kulitnya. Setelah masak, lalu hancurkan dan campurlah dengan madu. Untuk anda yang sedang masuk angin, sediakan perasan bawang merah dan halba (sejenis  tumbuhan yang bijinya dibuat obat atau digunakan sebagai rempah-rempah) rebus setengah gelas. Tambahkan madu dan minumlah sehari sekali. Sedangkan bagi anda yang bermasalah dengan sembelit, siapkanlah bawang merah yang sudah dihancurkan setengah gelas, 1 gelas susu, lalu larutkan. Minum campuran tersebut setiap pagi sampai sembelitnya hilang. Jika anda sedang mencret-mencret, siapkanlah setengah gelas bawang merah yang sudah dikupas, biji kopi yang sudah ditumbuk dan madu setengah gelas, lalu aduklah.
Selain untuk jenis penyakit ‘ringan’ seperti di atas, bawang merah dapat mengatasi sistem pendarahan darah, yaitu radang limpa, tekanan darah rendah dan angina pektoris. Bawang merah juga dapat mengatur sistem pembuangan, seperti penyakit kencing manis, radang prostat, beser, lemah syahwat, encok dan ginjal. Selain itu, bawang merah juga dapat mengatur sistem pernafasan, mengobati mata bengkak dan selaput putih di mata.
Kendati bawang merah dapat dijadikan obat alternatif, namun tak urung ia juga mempunyai efek samping yang harus diwaspadai. Bawang merah mengandung jelembapan yang berlebihan. Karena itu, vawang merah dapat menyebabkan migraine, menusingkan kepala, mengakibatkan fas dan menggelapkan penglihatan.
Kebanyakan makan bawang merah akan mengakibatkan kelupaan, merusak akal, mengubah bau mylut dan nafas. Tetapi semua bahaya yang disebutkantadi akan hilang bila bawang merah dimasak terlebih dahulu.
“Sesungguhnya makanan terakhir yang dimakan Rasul itu mengandung bawang merah” .(HR. Abu Daud fan Aisyah ra.)


Komentar

Postingan Populer